Tuesday, August 31, 2010

Heaven and Earth Design

Heaven and Earth Design atau biasa disingkat HAED merupakan kumpulan cross stitch yang menyerupai lukisan....such a masterpiece for me...Ini dia beberapa artist dari HAED yang karya2nya sangat gue sukai..Take a peek...

Alena Lazareva
Alena terkenal dengan hasil karyanya yang sangat cantik..cantik dalam arti kebanyakan dari hasil karyanya berupa lukisan gadis-gadis cantik....I love this design because it was so detailed...






Scott Gustafson

Hasil karya Scott merupakan interpretasi dari dongeng-dongeng terkenal di seluruh dunia






Bob Byerley

Bob’s work is represented in many fine collections and his work can be seen in thousands of galleries throughout the world.






Dona Gelsinger

Dona’s art can be found on tapestries, greeting cards, gift bags and boxes, fabrics, calendars and a whole host of other products. At retail, we work with direct-to-consumer, The Home Shopping Network, big box stores including Wal-Mart, Hancock Fabric, Joann Fabrics, Dollar Tree, Big Lots, Nationwide Party Supply Chains, countless specialty shops and independents.





House Mouse Designs





Rachel Anderson





Ruth Sanderson





Nene Thomas






Sunday, August 22, 2010

12 Top Tips for Cross Stitcher

Yang namanya buat cross stitch pasti ada masa-masa jenuhnya juga. Entah karena polanya kebesaran, banyak salahnya, malas bongkar ulang, benangnya kurang, kainnya sobek, dan sederet alasan sehingga akhirnya cross stitch kamu berakhir di lemari, di tas dan terlupakan begitu saja. Dari WIP (Work In Progress) menjadi WNF (Work Never Finish).

Jadi baiknya gimana ya biar WIP nya kelar? Simak tips-tips ala saya dan tips yang saya dapatkan dari majalah dalam meningkatkan semangat ber-cross stitch ria:

1. Gunakan alat bantu
Kalau biasanya ngerjainnya hanya di atas kain putih polos, sekarang coba gunakan water erasable pen trus kainnya dikotak-kotakin menjadi 10 x 10 sesuai dengan pola yang ada. Ini sangat membantu untuk menemukan kesalahan dan mempermudah saat menghitung baris... ada juga yang pakai hoop, kaca pembesar, dll...Coba belajar menggunakan alat bantu...untuk mempercepat penyelesaian project kamu

2. Upload hasil karya atau progress di Facebook
Coba deh narsis dikit n bangga dengan hasil karya kamu. Foto WIP nya terus diupload di FB, Blog atau Friendster...jadi teman-teman bisa kasih comment dan berdasarkan pengalaman saya, comment dari teman-teman membantu meningkatkan semangat supaya cepet selesai...

3. Coba gaya baru atau pola gambar yang baru
Kalo biasanya mengerjakan pola-pola flower, coba kali ini ganti jadi pola teko atau pemandangan...coba gaya pola yang tidak sama dengan biasanya. Selain meningkatkan rasa penasaran juga supaya ga bosen dengan tipe pola yang itu itu juga

4. Tentukan target
Hadiah handmade menjadi hadiah yang spesial untuk siapa saja dan di mana saja...karena yang namanya buatan tangan sifatnya unik dan dibutuhkan ketekunan untuk membuatnya jadi coba cari teman yang akan dijadikan target untuk mendapat cross stitch yang akan kamu buat. Bisa jadi kado ultah, kado lahiran, kado kawinan dan kado lainnya...tentukan dari jauh-jauh hari pola apa yang tepat untuk teman kamu dan untuk menentukannya pasti kamu semangat browsing pola kan? Hehehehehe...

5. Tentukan bingkai yang akan digunakan
Kalo biasanya menentukan bingkai setelah gambarnya jadi coba sekali-sekali tentukan bingkai yang akan dipakai sebelum gambarnya jadi...Mau dibingkai bentuk apa ya? Mau dikasih matting yang bagaimana? Mau bingkai warna apa? , dll....

6. Tentukan mau dijadikan apa
Mau jadi bantal, jam, tas, selimut atau dibingkai dengan bentuk yang unik? Tentukan sekarang juga...enaknya cross stitch itu fleksibel bisa diaplikasikan dalam bentuk apa saja...Jangan dalam bentuk pajangan dinding terus...kalau dindingnya penuh, mau diapain lagi? Ga cross stitch lagi? Ya ga dong...kan banyak fungsinya...hehehe..^_^

7. Share with friends
Coba sharing dengan teman-teman sehobi...bisa bantuin temen kamu yang belajar atau kamu yang belajar dengan master cross stitch...bisa juga sharing project yang sedang kamu buat atau tukeran pola...Cara lain coba balapan dengan teman...hihihihi

8. Coba Teknik Baru
Kalo biasanya hanya tusuk silang dan backstitch aja coba deh teknik lainnya kayak half stitch, french knot , dll. Selain meningkatkan skill kamu juga membuat kamu tidak bosan dengan teknik yang ada

9. Temukan tantangan baru
Yang satu ini sih disarankan hanya cari dulu aja...dan usahakan WIPnya udah kelar. Coba temukan pola baru yang tingkat kesulitannya tinggi seperti HAED atau DIMENSIONS.
Jangan berkutat dengan pola-pola mudah saja coba juga pola yang sulit, karena kepuasan yang akan didapat juga makin tinggi.

10. Istirahat sejenak
Yang namanya hobi itu harus dinikmati dan buka buat kejar tayang...kalo memang sudah lelah ya istirahat dulu sejenak. Jangan memaksakan diri harus selesai hari ini juga, bisa-bisa kamu tertekan dan bukannya enjoy...hehehehe

11. be Creative
Caranya? Bisa kasih tulisan di cross stitch kamu, pakai beads, benang metallic atau border yang tidak ada di pola aslinya...semakin kreatif kamu semakin bangga juga dengan hasilnya nanti...dan nambah pengalaman juga...

12. Join Milis/Komunitas Hobi
Coba deh join ke komunitas hobi, di sini biasanya banyak yang bisa kamu dapatkan dan bakalan ketemu banyak teman sehobi yang bisa diajak have fun n sharing bareng soal hobi kamu...Siapa tau ada yang ngerjain proyek sama dan bisa diajak diskusi ...

Hmmmm sekian dulu tips yang terpikir oleh saya, semoga nanti ketemu tips lainnya...Kalau ada yang punya tips lainn...bisa sharing bareng di sini...Hope it help and it work for you to start stitching again...^_^


Tips Meningkatkan semangat cross stitcher

Yang namanya buat cross stitch pasti ada masa-masa jenuhnya juga. Entah karena polanya kebesaran, banyak salahnya, malas bongkar ulang, benangnya kurang, kainnya sobek, dan sederet alasan sehingga akhirnya cross stitch kamu berakhir di lemari, di tas dan terlupakan begitu saja. Dari WIP (Work In Progress) menjadi WNF (Work Never Finish).

Jadi baiknya gimana ya biar WIP nya kelar? Simak tips-tips ala saya dan tips yang saya dapatkan dari majalah dalam meningkatkan semangat ber-cross stitch ria:

1. Gunakan alat bantu
Kalau biasanya ngerjainnya hanya di atas kain putih polos, sekarang coba gunakan water erasable pen trus kainnya dikotak-kotakin menjadi 10 x 10 sesuai dengan pola yang ada. Ini sangat membantu untuk menemukan kesalahan dan mempermudah saat menghitung baris... ada juga yang pakai hoop, kaca pembesar, dll...Coba belajar menggunakan alat bantu...untuk mempercepat penyelesaian project kamu

2. Upload hasil karya atau progress di Facebook
Coba deh narsis dikit n bangga dengan hasil karya kamu. Foto WIP nya terus diupload di FB, Blog atau Friendster...jadi teman-teman bisa kasih comment dan berdasarkan pengalaman saya, comment dari teman-teman membantu meningkatkan semangat supaya cepet selesai...

3. Coba gaya baru atau pola gambar yang baru
Kalo biasanya mengerjakan pola-pola flower, coba kali ini ganti jadi pola teko atau pemandangan...coba gaya pola yang tidak sama dengan biasanya. Selain meningkatkan rasa penasaran juga supaya ga bosen dengan tipe pola yang itu itu juga

4. Tentukan target
Hadiah handmade menjadi hadiah yang spesial untuk siapa saja dan di mana saja...karena yang namanya buatan tangan sifatnya unik dan dibutuhkan ketekunan untuk membuatnya jadi coba cari teman yang akan dijadikan target untuk mendapat cross stitch yang akan kamu buat. Bisa jadi kado ultah, kado lahiran, kado kawinan dan kado lainnya...tentukan dari jauh-jauh hari pola apa yang tepat untuk teman kamu dan untuk menentukannya pasti kamu semangat browsing pola kan? Hehehehehe...

5. Tentukan bingkai yang akan digunakan
Kalo biasanya menentukan bingkai setelah gambarnya jadi coba sekali-sekali tentukan bingkai yang akan dipakai sebelum gambarnya jadi...Mau dibingkai bentuk apa ya? Mau dikasih matting yang bagaimana? Mau bingkai warna apa? , dll....

6. Tentukan mau dijadikan apa
Mau jadi bantal, jam, tas, atau dibingkai dengan bentuk yang unik? Tentukan sekarang juga...enaknya cross stitch itu fleksibel bisa diaplikasikan dalam bentuk apa saja...Jangan dalam bentuk pajangan dinding terus...kalau dindingnya penuh, mau diapain lagi? Ga cross stitch lagi? Ya ga dong...kan banyak fungsinya...hehehe..^_^

Sunday, August 01, 2010

Kain untuk cross stitch

Kain untuk cross stitch bisa dicari dengan istilah count 11 (besar serat kainnya), count 14 (normal), count 18 (kecil). Biasanya orang menyukai menggunakan count 14. Kain linen weave biasanya count 18 bahkan ada yang lebih kecil lagi countnya, dan vynil weave hanya tersedia count 14.

Yang membedakan kain buatan Eropa dan Amerika serta Korea dengan bahan dari China atau Indonesia adalah “kelemasannya”, bahan dari Eropa, Korea dan Amerika terasa kaku agak susah ditekuk-tekuk, sedangkan kain dari China dan Indonesia gampang ditekuk-tekuk bahkan saking lemasnya kadang-kadang seperti tidak lurus hasil jahitannya karena itu membutuhkan ram untuk menahan kain itu agar tidak terlalu lemas.
Juga lubang untuk memasukan jarum pada bahan Korea terlalu rapat sehingga menyulitkan jika ingin sekaligus melakukan dua kali tusukan jarum pada dua lubang yang berbeda. Kain Eropa dan Amerika lubangnya tidak rapat tapi juga tidak terlalu besar sehingga memudahkan untuk melakukan 2 kali tusukan jarum sekaligus. Dan kain Indonesia lubang dan seratnya sama besar, sehingga hasil jahitannya cendrung kelihatan jarang dan kesan lubangnya jadi jelas sekali.

Aida, merupakan jenis kain untuk cross stitch yang banyak digunakan oleh para penggemar cross stitch di Indonesia, selain harganya yang tak terlalu mahal, kain ini juga mudah dicari di pasaran dan di took-toko craft. Kain ini cocok untuk pemula. Sifat-sifat Aida yang berasal dari serat katun, menjadikan kain ini mudah dicuci, tahan lama, dan lembut di tangan. Sebagian besar kain Aida berbahan katun, banyak yang 100% katun, tetapi Aida dengan campuran serat rayon juga banyak di pasar. Mutunya tidak sebaik katun murni, tapi harganya lebih murah.


Jenis kain Aida mulai dari 6ct hingga 22ct, dengan ukuran di atas 18ct lazim dipakai untuk membuat petite-stitch. Aida yang paling sering dipakai untuk kristik (cross stitch) adalah 14ct dan, sesekali, 16ct. Saking terbiasanya dengan ukuran ini, banyak perajin kristik menyebut ukuran 14ct ini sebagai ukuran "normal", ukuran di bawahnya seperti 18ct, disebut "kecil", dan ukuran di atasnya (misal, 12ct, 10ct) disebut "besar". Kecuali memesan lewat toko online, saya belum pernah menemukan Aida 20, 22, 24ct. Bahkan AWein, kakak saya yang menggagas Kristik Islami, yang dibandingkan saya jauh lebih rajin dan teliti kalau mencari barang di pasar, belum pernah mendapatkannya. Kalau membutuhkan kain dengan lubang lebih banyak per-inci, kami menggunakan linen.

Linen merupakan kain yang dibuat dari flax, karenanya lebih kasar daripada Aida yang bahan dasarnya katun. Kebanyakan kain Linen tipenya 28ct-36ct. Lubangnya dua kali lipat banyaknya dibandingkan kain Aida. Apakah lubangnya kecil sekali? Jangan terburu-buru mengira kita membuat tusuk silang dalam jumlah yang lebih banyak dan lebih kecil-kecil per-inci. Linen biasa digunakan untuk membuat tusuk silang dengan 3x3 lubang untuk satu silangan, artinya untuk tiap silangan kita melangkahi satu lubang. Jadi, kalau kita membuat kristik di atas kain linen 28ct, besar dan jumlah tusuk silang akan sama dengan Aida 14ct.

Keuntungan dari adanya "lubang tambahan" ini terasa benar saat kita membuat kristik dengan detail yang rumit, misalnya menggunakan banyak jahitan seperempat atau jahitan lain sebagai aksesoris yang memperindah kristik/memperkaya bentuk. Mengerjakan jahitan seperempat pada kain Aida membutuhkan ketelitian besar untuk menentukan titik tengah dari serat kain serta melibatkan resiko benang kusut karena menumpuk di atas tusuk silang yang sudah jadi. Bila menggunakan Linen, lubang tambahan di bagian tengahnya jelas memudahkan hal tersebut.
Selain itu, karena lebih rapat, kain linen menjadi dasaran yang manis bila kristik kita buat tanpa memenuhi seluruh permukaan kain. Contohnya, sebagai sarung bantal atau plakat. Makin lembut kain linen, makin kecil kotaknya, makin banyak campuran katunnya, makin halus serat flax-nya, dan... makin mahal harganya.
Jobelan bisa dibilang perkawinan Linen-Aida. Tipe kain mulai dari 16, 20, 25, 28, sampai 32ct membuat kita dapat mengerjakan kristik secara detail seperti pada kain Linen, tapi harganya lebih murah karena terbuat dari katun (seperti Aida) dengan dicampur polyester. Bahkan, setidaknya dari berbagai katalog di toko-toko online, tersedia kain Jobelan emas dan perak yang bahan dasarnya serat polyacrylic dan metalik.

Lugana adalah kain kristik yang bahan dasarnya juga campuran, biasanya antara katun dan rayon sebagai komponen pokok, ditambah serat buatan lainnya dalam porsi yang lebih kecil. Lugana memiliki tipe 20, 25, 28, dan 32ct. Kelebihan Lugana adalah variasi warna dan kelenturan kain. Untuk warna mengilap, selain emas dan perak, Lugana juga memiliki warna metalik lain. Kain Lugana ini baik bila digunakan untuk membuat pola-pola dari HAED alias (Heaven and Earth Design). Karena pola-pola HAED mengharuskan tingkat kedetilan yang tinggi maka sangat disarankan memakai kain yang ctnya kecil seperti 25ct atau 28ct.

Sumber:
http://julaihobbies.wordpress.com
http://rensharie.multiply.com

Monday, June 07, 2010

HAED, DIMENSIONS, MAIA, THOMAS KINKADE

Dua hari ini gue baca di Facebook ada discount up to 25% di http://stitchandmore.com. Eventnya dimulai sejak 11 Juni-15 Juni 2010 di webstore mereka. Bagi yang tinggal di Indonesia bisa langsung menghubungi ownernya supaya lebih gampang. Awalnya gue mau beli kitsnya Thomas Kinkade yang Mountain Chapel. Gue emang lagi nyari gambar chapel atau gereja buat cross stitch karena sejauh ini kebanyakan adanya Yesus, Maria, dan keluarga kudus. Gereja jarang ada, kalaupun ada kurang bagus desainnya. Yang bagus sejauh ini baru COuntry Side Church dari Dimensions and Mountain Chapel dari Thomas Kinkade. Oh ya bagi yang mau melihat desain dari Thomas Kinkade bisa buka di alamat yang gue cantumin di bawah ya. Sejak gue baca majalah Cross Stitch Gold, gue baru nyadar kalau masih banyak cross stitch design yang keren-keren selain DIMENSIONS. Selama ini gue taunya kalau cross stitch yang mahal dan bagus itu hanya dimensions ga taunya masih banyak karya desainer lainnya yang ga kalah ngetop n keren. Sebut aja Joan Elliot, Maria Diaz, Kevin Walsh, Thomas Kinkade, Nora Corbet, Passione Ricamo, etc. Ada yang spesialis gambar fairy n lady kayak Ricamo n Mirabilia. Ada yang spesialis untuk scenery seperti Thomas Kinkade, ada juga yang bagus buat gambar mobil atau sarana transportasi seperti Kevin Walsh.

Di bawah ini gue cantumin link-linknya jadi kalian bisa buat perbandingan desain mereka. Masing-masing punya keunikan tersendiri. Sampai saat ini gue lom pernah buat gambar pemandangan n fairy(pernah tapi ga jadi karena salah terus), karena tingkat kesulitannya yang lumayan dalam hal baca polanya. Gue punya Dimensions berjudul Balloon Glow yang gue beli hampir 600rb n gue belom kerjain sampai sekarang.
Favorit gue sampai saat ini itu pola SODA, Thomas Kinkade, Maria Diaz and Dimensions.

I wish I have Paypal to buy Thomas Kinkade design. Hiks. T_T


Thomas Kinkade: http://www.thomaskinkade.com/
Dimensions: http://www.dimensions-cross-stitch.com/
Maia:http://www.maiaembroidery.com/
HAED (Heaven and Earth Design): http://www.heavenandearthdesigns.com/
Mirabilia: http://www.mirabilia.com/
SODA: http://www.sodastitch.com/

Wednesday, June 02, 2010

Kain aida

Mana yang lebih enak untuk digunakan..kain aida 11ct, 14ct, or 9ct??
kalau gue dari awal pakai kain Aida itu tahunya cuma 14 ct. Ga tau ukuran lainnya. Gue pikir ya kalo kain aida yah pasti ukurannya 14ct. Ga taunya ada ukuran lainnya juga seperti 11ct n 9 ct. Pertama kali gue pakai 11ct itu waktu beli kits di vanessa craft. Mayoritas kitsnya kan 11ct tuh, awalnya gue sempat enggan eh pas nyoba malah ketagihan.

Kalo kain 11 ct pake benangnya 3-4 helai buat setiap tusuknya. Gue sendiri pake 4 helai karena benangnya cukup. Kalau beli terpisah gue kurang paham juga sih. Kemungkinan ebih mahal karena butuh benangnya kan jadi double. Saat ini sih gue lihat pake 11 ct n 4 helai benang itu kesannya nimbul banget. Entah kalau sudah dibingkai nanti. Kalau di Hobby Craft sih jualnya 14ct semua. Gue ingin coba buat pola SODA di kain 14 ct n 11ct. Biar tau perbandingannya. Selain itu belum pernah coba pola dari majalah cross stitch. Kebetulan gue punya banyak koleksinya. Baik dari ebook maupun majalah aslinya. Smeoga hasilnya ga mengecewakan yahhh..wish me luck...